kumpulan puisi

Penyesalan

tak kudengar suaramu

tak terlihat masa laluku

aneh tapi kurasa

bingung rintihan ini

tertinggal sunyi merenung tepi

takut bergetar pepohonan disampingku

membeku tak menyangka

kalau hidupku ternyata terkeriak

manis asam pahit menyandung kalbu

aku berjalan terus menerus

hingga masa laluku yang terbuang kejalan

mungkin takdir telah menakdirkan aku ditemani daun disamping

keraguan

ku coba untuk terus

ternyata berhenti dalam belati tajam

tertanam dalam diriku yakin

waktu memutarkan kepalaku terbelakang

namun hujan membasahi nafasku

aku berdiri sendiri tertidur

tak satupun dapat membangunkan ku

matahari pagi menyengat lidahku

membuatku terkesimak menatap matahari

ibuku yang terus menyiramku dengan api

namunku hanya menanggapi dengan es

bicaralah air padaku lewat tetesannya

juga tak kudengar……..

aku menutup mata dalam hati

tetap saja terlihat hanya gelap

~ oleh uchihahitachi pada April 24, 2010.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.